Mahasiswa KKN Universitas Al Hikmah Jepara Wujudkan Pembinaan Masyarakat Menghadapi Perubahan Global melalui Edukasi Literasi Digital

Jepara, 23 Mei 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 Desa Bulungan, Universitas Al Hikmah Jepara, menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Penggunaan Media Sosial Secara Bijak” di MI Miftahul Huda Bulungan 1. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan sebagai bentuk implementasi tema KKN tahun 2026, yaitu “Pembinaan Masyarakat Menghadapi Perubahan Global”. Melalui program tersebut, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat perkembangan teknologi dan arus informasi global yang semakin cepat.

Perubahan global yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi digital telah membawa berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat. Kemudahan akses informasi dan komunikasi memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru, terutama bagi anak-anak dan remaja yang menjadi pengguna aktif media sosial. Oleh karena itu, literasi digital menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkenalkan sejak dini agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai berbagai manfaat media sosial sebagai sarana komunikasi, sumber informasi, media pembelajaran, serta wadah untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri. Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif yang dapat timbul akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak, seperti penyebaran berita bohong (hoaks), perundungan siber (cyberbullying), kecanduan penggunaan gawai, hingga risiko penyalahgunaan data pribadi. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga dapat diterima dengan baik oleh peserta didik sesuai dengan tingkat usia mereka.

Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, mahasiswa KKN mengemas kegiatan melalui berbagai permainan edukatif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Metode tersebut dipilih agar siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat mengenai penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Selain edukasi literasi digital, kegiatan juga diisi dengan sesi menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an yang bertujuan memperkuat pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Mahasiswa KKN meyakini bahwa kesiapan menghadapi perubahan global tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menguasai teknologi, tetapi juga harus diimbangi dengan akhlak yang baik, etika dalam berkomunikasi, serta kemampuan menyaring informasi berdasarkan nilai-nilai moral dan agama. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas sekaligus berkarakter.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak MI Miftahul Huda Bulungan 1. Kehadiran mahasiswa KKN dinilai memberikan manfaat bagi siswa dalam memahami perkembangan dunia digital yang saat ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membantu peserta didik untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan diri.

Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 02 Desa Bulungan menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pembinaan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman. Program sosialisasi literasi digital menjadi salah satu langkah nyata untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat. Dengan sinergi antara pendidikan, literasi digital, dan pembentukan karakter, diharapkan tercipta generasi yang mampu berpartisipasi aktif dalam perkembangan dunia modern tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa.